LOMBA JUKUNG HIAS MERIAHKAN HARGANAS DI BANJARMASIN

Menyusuri sungai Martapura  (Rabu, 3/7), begitulah lomba jukung hias atau biasa dikenal dengan perahu hias yang di selenggarakan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah, untuk memeriahkan dan sebagai rangkaian acara kegiatan di Hari Keluarga Tingkat Nasional ke-26 tahun 2019 ini.  Kegiatan ini bertujuan untuk mengadvokasi masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya tentang program Kependudukan dan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tentang cinta keluarga cinta terencana. Kalau terencana semua akan lebih mudah.

Kegiatan jukung hias ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sabirin Noor, S.Sos, MH beserta pejabat di lingkup pemerintah Kalimantan Selatan serta pejabat Eselon I lingkup Perwakilan BKKBN RI diantaranya Sestama, Deputi KSPK, Irtama, Deputi Dalduk, Deputi KB serta pejabat lainnya.

Kegiatan lomba ini juga masuk dalam Museum Rekor Indonesia (Muri) dimana kegiatan ini diikuti sejumlah 34 jukung hias yang merupakan perwakilan BKKBN seluruh provinsi yang ada di Indonesia dengan menampilkan icon hiasan yang khas dari masing-masing provinsi.  Banyaknya masyarakat yang menyaksikan acara ini merupakan bukti antusianya masyarakat Kalimantan Selatan terhadap acara ini Tak ketinggalan Perwakilan BKKBN Provinsi NTB juga ikut serta untuk memeriahkan lomba jukung hias Perwakilan BKKBN Provinsi NTB mengangkat tema adanya seribu masjid dan kisah putri mandalika. Diceritakan bahwa putri mandalika adalah seorang putri yang sangat cantik sehingga banyak pemuda dan pangeran terpikat untuk melamarnya. Akan tetapi karena sang putri tidak ingin menikah muda dan agar tidak terjadi perpecahan dan ingin melihat ketentraman dan kedamaian di pulau Lombok tiba-tiba sang putri menjatuhkan dirinya ke dalam laut dan hanyut di telan ombak, dan para rakyat juga menceburkan diri ke laut untuk menyelamatkan sang putri tapi sang putri hilang dan kemudian bermunculan binatang cacing yang dikenal dengan nyale.(DKN)