MONITORING PENYUSUNAN PROFIL KEPENDUDUKAN DI KABUPATEN LOTIM

Mataram – BkkbN online : Kepala Dinas OPD KB Kabupaten Lombok Timur, drg. Asrul Sani, M.Kes dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Monitoring dan evaluasi penyusunan profil kependudukan kemarin di ruang aula Bappeda Kabupaten Lombok Timur. Beliau menyampaikan bahwa program Kependudukan dan Keluarga Berencana dicanangkan oleh pemerintah sejak beberapa dekade lalu adalah dimaksudkan untuk menata penduduk agar tidak tumbuh secara tidak beraturan. Robert Malthus dalam sebuah teorinya menyatakan bahwa, laju pertumbuhan penduduk bertambah menurut deret ukur sementara pertumbuhan ekonomi bertambah menurut deret hitung, itu artinya bahwa laju pertumbuhan penduduk tidak diikuti dengan laju pertumbuhan ekonomi sehingga yang terjadi hingga sekarang ini bahwa penduduk semakin banyak, sementara itu sumber ekonomi tetap atau bahkan semakin berkurang. Banyak lahan pertanian yang menjadi semakin sempit akibat banyaknya lahan pertanian yang berubah menjadi lingkungan perumahan, pabrik – pabrik serta peruntukan lain yang sama sekali tidak berhubungan dengan upaya meningkatkan perekonomian.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kepala Bappeda yang diwakili oleh Kepala Bidang Sosial Ekonomi menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi penyusunan profil kependudukan dan program KKBPK ini adalah program yang sangat luar biasa strategis karena akan menghimpun data – data dan informasi yang ada di semua sektor sehingga lebih mempermudah akses data menuju satu data khususnya di Kabupaten Lombok Timur. Data adalah sumber dari segala sumber dari dasar perencanaan pembangunan terlebih Lombok Timur sebagai daerah terpadat  di Provinsi Nusa Tenggara Barat, perlu kiranya terus berbenah di dalam melakukan pembangunan. Dan melalui penyusunan draft profil pembangunan kependudukan tersebut sebagai bagian dari program yang dilakukan oleh semua lintas sektor terkait untuk sama – sama merencanakan intervensi program pembangunan khususnya di Kabupaten Lombok Timur.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama disampikan oleh Lalu Nuzulul Kuswan selaku kepala bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan bahwa profil kependudukan yang sedang disusun bukan semata – mata domain ataupun kepentingan BKKBN akan tetapi justru adalah untuk kepentingan pemerintah daerah sendiri untuk melakukan perencanaan pembangunan di daerah.

Ditambahkan Kuswan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan Kamis 4 September 2019 di aula kantor Bappeda Kabupaten Lombok Timur dengan menghadirkan semua sektor terkait seperti Dikes, Dikpora, Bappeda, Dukcapil, Disnakertrans, BPS, Kemenag dan Pengurus PKK Lombok Timur. Dan diharapkan kegiatan tersebut dapat menambah kualitas isi dari profil sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal dan maksimal untuk pembangunan khususnya di Lombok Timur.

Di dalam diskusi disampaikan oleh peserta seperti perwakilan dari Dukcapil mengatakan bahwa siap mensupport data yang diperlukan untuk menambah muatan profil yang sedang disusun, bahkan dikatakan dukcapil sebagi satu – satunya instansi yang menyediakan basis data untuk keperluan Sensus penduduk 2020 yang akan datang. Diiyakan juga oleh perwakilan BPS bahwa siap diberikan data yang diperlukan untuk penyusunan profil kependudukan.

Menaiknya lagi bahwa Kemenag Kabupaten Lombok Timur mengusulkan bahwa di dalam profil tersebut agar dimasukkan data jumlah pernikahan usia anak dan jumlah perceraian yang terjadi karena Lombok Timur termasuk Kabupaten penyumbang angka perceraian yang tinggi di Provinsi Nusa Tenggar Barat. (SC)