BIDAN DI KABUPATEN BIMA ANTUSIAS MENGIKUTI ON THE JOB TRAINING APLIKASI MONIKA

Bima – Sebanyak 25 orang Bidan di Kabupaten Bima mengikuti proses sertifikasi kompetensi melalui aplikasi MONIKA. Bertempat di Aula DP3AP2KB Kabupaten Bima (13/12) Bidang KBKR dan Bidang Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi NTB berkolaborasi melaksanakan Sosialisasi dan On The Job Training aplikasi Monika.

Budi Irianta Kabid Latbang BKKBN NTB menyampaikan bahwa ‘Aplikasi Monika (Monitoring Berkualitas) ini adalah salah satu aplikasi yang dirancang BKKBN untuk menjawab permasalahan kompetensi bagi dokter dan bidan yang telah dilatih CTU IUD dan Implan oleh BKKBN sejak tahun 2011 hingga tahun 2016”. Bila Belum memiliki Sertifikat Kompetensi dapat mengikuti proses sertifikasi kompetensi melalui website MONIKA, tambahnya.

Saat ini di Provinsi  NTB  terdapat  633 Bidan yang telah mengikuti pelatihan pemasangan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) dan Implan. Namun sekitar 35% yang telah mendapat sertifikat kompetensi kualifikasi, tanpa sertifikat ini dokter atau bidan tidak dapat melakukan pelayanan KB MJKP secara legal, ujar Mia – Kasubbid Jalpemswa BKKBN NTB pada saat On the Job Training Monika tersebut.

Sertifikat kompetensi ini juga diperlukan guna melakukan klaim jasa medis pelayanan KB di BPJS Kesehatan. Permasalahan saat ini masih banyak peserta CTU tahun 2011 sd 2016 di NTB tidak memiliki sertifikat CTU berlogo dan bernomor JNPK untuk dapat melakukan kompetensi melalui aplikasi MONIKA.

BKKBN NTB memfasilitasi IBI cabang di seluruh Kabupaten/Kota melakukan pemetaan dan memproses sertifikat bernomor JNPK melalui P2KP dan P2KS tempat pelatihan CTU berlangsung. Saat ini di NTB hanya 2 Kabupaten yaitu Lombok Timur dan Kabupaten Bima yang telah memproses sertifikat tersebut dan telah ditindaklanjuti melalui Aplikasi MONIKA. Berikutnya kegiatan sosialisasi akan dilakukan di Kabupaten Lombok Tengah dengan peserta sebanyak 26 orang. (MO)