NTB MERAIH PERINGKAT 2 DALAM PELAKSANAAN SKAP KKBPK TAHUN 2019

SKAP (Survei Kinerja Akuntabilitas Program) merupakan survei nasional representasi provinsi dimana survei ini lebih bersifat evaluasi terhadap program, sekaligus untuk memotret hasil kinerja yang telah dilaksanakan oleh pelaksana program. Survei dilakukan untuk dapat memberi gambaran hasil kinerja program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembanguna Keluarga) secara nasional dan provinsi. Survei dilakukan dengan pendekatan klaster sebagai enumeration area dengan menggunakan smartphone sebagai alat untuk melakukan survei. Rancangan sampling survei SKAP 2019 stratified multistage sampling, cakupan wilayah survei nasional 34 provinsi. Target sampel SKAP di Provinsi NTB tahun 2019 sebanyak 50 kluster yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota. Berikut 50 kluster yang menjadi sasaran SKAP Tahun 2019 di provinsi NTB:

Tabel 1 : Kluster SKAP Provinsi NTB

Responden yang akan diwawancarai pada SKAP 2019 adalah sebagai berikut:

  • Responden rumah tangga
  • Responden wanita usia subur (WUS) 15-49 tahun
  • Responden keluarga
  • Responden remaja pria dan wanita usia 10-24 tahun yang belum menikah

SKAP di Provinsi NTB diperkuat oleh Tim SKAP berdasarkan SK Kepala Perwakilan dimana kita bekerjasama dengan POLTEKKES KEMENKES MATARAM sebagai Fasilitator Universitas, fasilitator dari Latbang, Tim IT, 6 Orang Supervisor dan 23 orang Enumerator(pewawancara). Proses SKAP diawali dengan Perekrutan enumerator, kemudian pelatihan Fasilitator dan Supervisor yang berlangsung selama 2 minggu(21 April-4 Mei 2019) di Depok Jawa Barat. Kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan bagi Enumerator(pewawancara) selama 10 hari(14-25 Mei 2019) di Hotel Grand Legi Mataram. Pengumpulan data mulai Bulan Juni sampai dengan Agustus, tahap editing, entry, dan cleaning pada bulan September sampai dengan November 2019. Tahapan terakhir adalah penyajian hasil yang telah dilaksanakan pada tanggal 10 Desember tahun 2019.

Pada saat penyajian hasil tanggal  10 Desember 2019 yang bertempat di auditorium BKKBN Pusat Jakarta,  Provinsi NTB kembali meraih peringkat ke 2(dua) terbaik dalam pelaksanaan SKAP KKBPK Tahun 2019 setelah Provinsi Jambi sebagai peringkat pertama. ada 13 poin yang menjadi indikator penilaian dalam pelaksanaan SKAP diantaranya adalah Respon Rate, urutan closing, banyaknya wawancara ulang, kualitas persyaratan wawancara, dan adanya jawaban tidak tahu. Tahun 2019 merupakan tahun terakhir pelaksanaan SKAP KKBPK sesuai dengan sasaran Renstra dan RPJMN 2015-2019. Perwakilan BKKBN Provinsi NTB Mengucapkan terimaksih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah ikut membantu sehingga pelaksanaan SKAP KKBPK di Provinsi NTB Telah terlaksana dengan sukses terutama bagi TIM SKAP KKBPK Tahun 2019. Salam KB : “DUA ANAK CUKUP, BAHAGIA SEJAHTERA”.