KAMPUNG KB TUMBUH JAYA, POTENSI DAN PRESTASINYA

Oleh : Dra. Laily Hidayati S, Penyuluh KB Pembina Kampung KB

Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat RW, Dusun atau setara yang memiliki  kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga serta sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.

Kampung KB menjadi model atau miniatur pembangunan yang melibatkan seluruh sektor yang ada dimasyarakat, dalam Peraturan Pemerintah No. 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukandan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga. Dalam PP disebutkan delapan fungsi keluarga meliputi (1) fungsi keagamaan, (2) fungsi sosial budaya, (3) fungsi cinta kasih, (4) fungsi perlindungan, (5) fungsi reproduksi, (6) fungsi sosialisasi dan pendidikan, (7) fungsi ekonomi dan (8) fungsi pembinaan lingkungan.

Desa Tumbuh Mulia merupakan salah satu desa pemekaran pada tahun 2010 dari Desa Suralaga yang terdiri dari 15 desa yang ada di wilayah Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur, dengan tiga kekadusan dengan Jumlah KK : 1.272, Jumlah penduduk 3.950 jiwa, Laki-laki : 1.942, Perempuan : 2.008,  Dusun  Dasan  Tumbu  sebagai Kampung KB mempunyai jumlah RT : 9 RT, Jumlah KK : 621 KK, Jumlah penduduk : 1.942 jiwa, Laki-laki : 961,Perempuan : 981, Jumlah PUS : 313, PUS KB : 182  atau 58,14%, Jumlah PUS tdk KB : 131, Hamil : 17, IAS : 31, IAD : 63, TIAL : 20.

Kampung KB Tumbuh Jaya bertempat di Dusun Dasan Tumbu Desa Tumbuh Mulia Kecamatan Suralaga yang dicanangkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Timur Hj.Supinah Ali bin Dahlan pada tanggal 14 Nopember 2017. Dibentuknya kampung KB karena pemukiman yang padat penduduk dari dusun yang ada di Desa Tumbuh Mulia dan merupakan Kampung yang ingin bebenah untuk mengembangkan pembangunan dari segala bidang. Pencanangan Kampung KB adalah gerakan dari Program-program KB yang mampu bersinergi dengan Program Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan dan lainnya melalui Sosialisasi, Komunikasi, Edukasi tentang Program KB kepada masyarakat, serta pelayanan KB di tingkat desa, kelurahan dan kecamatan.

  1. Potensi Kampung KB Tumbuh Jaya

Pada perkembangannnya pembangunan fisik dan nonfisik yang melibatkan toga, toma, masyarakat dan lintas sektoral tingkat desa selalu mendapatkan dukungan yang difasilitasi oleh Badan Permusyawarahan Desa (BPD) dan pemerintahan desa dengan diadakan Musrenbangdes untuk menyusun rencana semua program kegiatan pembangunan selama satu tahun yang dituangkan di Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). dalam penetapan Anggaran Pembangunan Biaya Dana Desa (APBDes) yang menjadikan program prioritas melalui kesepakatan bersama. Program KKBPK untuk pembagunan non fisik merupakan salah satu prioritas rencana yang dianggarkan oleh pemerintahan desa setiap tahun dengan usulan yang didukung oleh pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur meliputi program  validasi data PUS, Penyuluhan dan Pelayanan KB MKJP,  Pembinaan Poktan (BKB, BKR, BKL) dan PIK R.

Melalui Kampung KB yang ada di dusun Dasan Tumbu Sumber Daya Manusia perlu ditingkatkan wawasan dan ketrampilan terutama generasi milenial untuk memudahkan mengikuti pengaruh globalisasi di lingkungan dalam dan luar desa melalui keluarga dengan menerapkan 8 fungsi bagi keluarga. Kegiatan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB Tumbuh Jaya sesuai bidang masing-masing mempunyai peran dan fungsi meningkatkan kepedulian masyarakat untuk turut serta berperilaku mandiri dalam memenuhi kebutuhannya.

Melalui wadah kampung KB “Tumbuh Jaya” Produk unggulan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat berupa  pelaju ( petik olah jual), pemaju (petik kemas jual) dan penguja (pengusaha jasa) telah member dampak yang baik. Produk pertanian dengan pembibitan hortikultura (cabe, tomat, terong, kol) dengan rata-rata harga penjualan bibit sayuran 250 rupiah per bibit. Selain itu, hasil pertanian tembakau yang dikenal dengan tembakau hitam rajang yang dikeringkan sampai 2 hari dan dikemas masing-masing 20 tumpi per satu pis dijual dengan harga per 1 kuintal Rp 3.300.000 sedangkan cabe basah harga pe kilogram Rp.21.000 kadang harga jual mengikuti harga pasar apabila dikeringkan 5 kilo cabe basah menjadi 1 kilo cabe kering, cabe kering dikemas per pis 10-11kg dengan harga kisaran Rp. 35.000- Rp.50.000 per 1 kilogram. Jenis sayuran seperti kol, pare, terong, jagung biasanya dijual dengan kemasan karung kisaran harga Rp.35.000 – 60.000 per karung sedangkan sayuran pare dijual dengan ditimbang per kilo Rp.2.500.

Produk unggulan lainnya yaitu budidaya jamur tiram menghasilkan usaha dalam bentuk bibit dan jamur. Selanjutnya untuk pembuatan bibit jamur per baglog dengan harga jual Rp.4000/ 1 biji dengan omzet penjualan  dapat  menca[ai 2.000-4.000 baglog per bulan. Untuk jamur tiram dalam satu baglog dapat menghasilkan 400-450 gram dan dijual perkilo Rp. 20.000 dipasaran.

Ketrampilan usaha jasa pokja pendidikan non formal melalui Lombok Edukasi Center (LEC). Lembaga pendidikan memberikan kursus Bahasa Inggris gratis yang pembiayaannya dianggarkan dana APBDes mulai dari tingkat Sekolah Dasar(SD/MI), Sekolah Menengah Pertama( SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA/MA) dan Umum berjumlah 500 orang masing-masing dengan jumlah 100 orang/ tingkatan dengan jadwal seminggu 3 kali setiap hari senin-rabu selama satu bulan, sedangkan ketrampilan menjahit telah menghasilkan jasa dari konsumen persatu stel baju dengan kisaran ongkos Rp.60.000 – Rp.150.000. Namun apabila borongan baju dari siswa sekolah Rp.60.000/1 stel baju, usaha jasa lainnya berupa elektro dan bengkel motor.

  1. Prestasi dan Penghargaan

Seiring berjalannya kegiatan program KKBPK yang pelaksanaannya melalui pertemuan Pokja Kampung KB, Minilokarya dan Musyawarah Kampung KB maka dukungan dari Pemerintah desa, Toga, Toma dan kader KB mendapatkan hasil yang dapat diharapakan dengan pemberian penghargaan-penghargaan dalam pengelolaan bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga oleh BKKBN, adapun penghargaan yang diberikan adalah untuk Kelompok PIK Remaja Jalur Masyarakat sebagai  Unggulan 5 (lima) besar Tingkat Nasional yaitu Juara Harapan II pada Tahun 2016, Penghargan Juara Harapan II Duta GENRE PIK Remaja Jalur Masyarakat bagi Peserta PutraTingkat Provinsi NTB Tahun 2016, Penghargaan Juara II Karya Tulis GenRe tahun 2017 Tingkat Provinsi NTB, Penghargaan Pengelola KB PLKB Juara I dan PPKBD sebagai Juara I Tingkat Kabupaten Lombok Timur Tahun 2018, Penghargaan Pengelola KB PLKB Juara II dan PPKBD Juara Harapan I Tingkat Provinsi NTB Tahun 2018, Penghargaan Laporan Kampung KB Online Juara I Tingkat Kabupaten lombok Timur Tahun 2019 dan Penghargaan Lomba Institusi Masyarakat PPKBD/Sub PPKBD Unggulan I Nominasi Profil PPKBD Tingkat Nasional dan penilaiannya sebagai Juara II PPKBD Tingkat Nasional Tahun 2019.

Pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) pada Kampung KB merupakan potensi yang perlu dikembangkan dan ditingkatan pelaksanaannya melalui wadah yang ada, maka akan menghasilkan kelompok terampil yang menghasilkan kualitas dan kuantitas untuk keluarga dan menularkan ke anggota serta ke Kampung KB lainnya melalui media cetak,elektronik dan diharapkan keluarga menjadi berkualitas dan sejahtera. ( Laily HS).