BERDAYAKAN KELUARGA MELALUI UPPKS

Oleh : Iva Nirmala  PKB Madya Kab. Lombok Timur

Pembangunan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah secara normatif bertujuan untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.Berbagai upaya telah dilaksanakan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan  BKKBN  telah melakukan kegiatan yang khususnya ditujukan untuk keluarga akseptor KB agar mereka dapat memperoleh kehidupan yang lebih baik. Para keluarga akseptor diberikan berbagai insentif atas prestasi masyarakat pedesaan dalam kesertaan ber – KB. Definisi UPPKS itu sendiri adalah sekumpulan keluarga yang saling berinteraksi dan terdiri dari berbgai tahapan keluarga ,mulai dari Keluarga Pra Sejahtera sampai dengan keluarga Sejahtera II plus ,baik yang sudah menjadi akseptor kb serta anggota masyarakat yang berminat untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera,aktif melakukan usaha bersama dalam usaha ekonomis produktif. UPPKS diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga yang kemudian akan memperbaiki kesejahteraan, baik dari keluarga peserta KB yang bersangkutan maupun dari seluruh anggota kelompoknya. Dengan peningkatan kesejahteraan tersebut, diharapkan kesertaan dan kesinambungan ber- KB secara tidak langsung dapat ditingkatkan. Perkembangan suatu kelompok sangat dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain faktor dalam kelompok itu sendiri yang lebih lazim disebut sebagai dinamika kelompok yang dapat dipantau, dan dikembangkan melalui pertemuan dan sarasehan antara anggota kelompok tersebut.

Menurut BKKBN  bahwa setelah melalui berbagai perjuangan untuk membawa keluarga menyadari pentingnya membangun keluarga kecil (yang bertanggung jawab, bahagia dan sejahtera),  Perjuangan itu tidak berhenti sampai di situ saja. Akan tetapi masyarakat yang kuat, terbentuk dari keluarga sebagai unit terkecil yang maju dan sejahtera. BKKBN sebagai salah satu instansi pemerintah telah mempelopori program peningkatan kesejahteraan keluarga agar keluarga-keluarga terutama yang kurang beruntung, dapat terangkat dan menikmati hasil pembangunan, sehingga bisa berperan serta dalam membangun negara Indonesia yang lebih baik.

Tujuan pemerintah untuk menyelenggarakan program keluarga berencana adalah agar keluarga kecil yang terbentuk dapat meningkatkan kualitasnya serta hidup layak dan sejahtera. Upaya yang dilakukan secara langsung adalah memberi kesempatan kepada masyarakat, terutama kelaurga miskin, untuk meningkatkan tahapan kesejahteraan mereka melalui pemberdayaan ekonomi keluarga. Kegiatan pemberdayaan keluarga di antranya dengan memberikan pembelajaran dalam berbagai bidang usaha atau menjadi tenaga terampil melalui pendekatan kelompok. Dukungan yang telah diberikan meliputi bantuan modal usaha, alat teknologi tepat guna, dan pelatihan keterampilan sumber daya manusia bagi kelompok UPPKS. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang peningkatan usaha sehingga pendapatan kelompok akan bertambah. Akan tetapi karena adanya kesulitan pendanaan pemerintah, dalam beberapa tahun terakahir ini, beberapa program penyediaan modal kerja sebelumnya mengalami hambatan,  namun yang paling diutamakan  adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui usaha ekonomis Produkrif.

Untuk  meningkatkan kesejahteraan keluarga diupayakan melalui pembangunan yang berpihak terhadap masyarakat Pra sejahtera, pembangunan dalam keadilan dan kesetaraan gender,dalam upaya membatu kelancaran kelompok masyarakat pra sejahttera yang ingin berusaha adalah melalaui usaha ekomis produktif yaitu  UPPKS ( Usaha Peningkatan Keluarga Sejahtera )

Seiring dengan berjalannya waktu,kelompok UPPKS ini seperti mati suri,meskipun begitu masih ada yang aktif,hal ini desebabkan karena tingginya bunga modal yang diberikan yang dulunya 12 % satu tahun meningkat menjadi 18 %. Hal ini membuat banyak kelompok tidak ingin lagi meminjam modal UPPKS. Meskipun begitu tidak mematahkan semangat dari kelompok untuk terus berusaha dan meningkatkan kinerja kelompok.Untuk lebih memajukan kelompok-kelompok ini sangat diharapkan agar diberikan pelatihan-pelatihan sebagai penambah ilmu serta wawasan dari semua anggota kelompok dan untuk meningkatkan serta memajukan kelompok itu sendiri .

Modal kelompok ini diambilkan atau  dibiayai dari APBN, Perluasan kesempatan melalui program perluasan lapangan kerja dan peingkatan tarap hidup masyarakat. Pemberdayaan Masyarakat, yaitu memberdayakan masyarakat miskin agar dapat memperoleh kembali hak-hak ekonominya, sosial, dan politiknya, mengontrol keputusan yang menyangkut kepentingannya, menyalurkan aspirasi dan mampu secara mendasar mengatasi permasalahan yang dihadapai Peningkatan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia yakni meningkatkan kapasitas atau kemampuan dasar masyarakat miskin agar mampu bekerja berusaha secara lebih produktif dan memperjuangkan kepentingannya. Perlindungan

sosial yakni memberikan perlindungan rasa aman bagi masyarakat miskin, utamanya masyarakat yang paling miskin.

.Pengembangan Kelompok UPPKS. dilakukan melalui penumbuhan dan pengembangan kelompok.,penumbuhan dan pengembangan kelompok ini dilakukan oleh PLKB/PKB berdasarkan pendapatan keluarga di daerah masing- masing. Upaya tersebut dilengkapi dengan dukungan berbagai pihak terutama oleh pemerintah kab/kota, lintas sektor, perbankan dan lembaga keuangan mikro yang berfungsi menjadi pendamping kelompok UPPKS, Pembinaan dan pengembangan usaha .

Kegiatan pembinaan adalah suatu upaya yang perlu dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan agar kegiatan UPPKS dapat berjalan sebagaimana diharapkan, dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga untuk mewujudkan keluarga sejahtera. Pembinaan permodalan pembinaan dalam bidang permodalan yang dapat dilakukan dengan memfasilitasi anggota kelompok UPPKS .

Pemasaran Produk di UPPKS dengan Cara  Promosi sebagai bagian dari strategi pemasaran produk UPPKS. Keberhasilan suatu usaha ekonomi yang dilakukan oleh keluarga akan tergantung dari keberhasilan dalam penyediaan, pelaksanaan dan pengelolaan tenaga, modal, aktivitas produksi, administrasi, pemasaran, dan pengembangan produk yang sesuai dengan permintaan pasar. Dari semua faktor tersebut pemasaran merupakan unsur yang paling strategis. Sebab pemasaran merupakan sasaran akhir dari suatu usaha ekonomi yang akan menentukan kelangsungan usaha ekonomi yang bersangkutan. Hal ini bukan berarti yang lain tidak penting. Semua faktor tersebut di atas memang sangat menentukan keberhasilan suatu usaha. Namun demikian dari semua keberhasilan yang dilakukan oleh kegiatan-kegiatan tersebut menjadi tidak ada artinya jika pada akhirnya produk tersebut tidak dapat dijual.

Bagaimanapun juga tujuan akhir dari suatu usaha ekonomi adalah menjual barang atau jasa yang memberikan keuntungan sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk mengembangkan usaha lebih lanjut.

Pemasaran merupakan masalah yang rumit, karena banyaknya faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Karena demikian luasnya faktor maka sering kali tidak pernah dijumpai suatu cara yang bersifat mutlak untuk mengatasi masalah pemasaran produk suatu usaha kelompok ,kedua yang tidak kalah pentingnya yang perlu dipertimbangkan dalam kegiatan pemasaran adalah orang-orang yang akan terlibat dalam kegiatan pemasaran. Mereka itu adalah para anggota kelompok UPPKS yang memproduksi barang dan jasa yang akan ditawarkan , dan mitra usaha kelompok UPPKS yang diperlukan agar produk UPPKS sampai kepada pembeli atau konsumen.

Untuk mengembangkan kelompok UPPKS ,upaya yang telah dilakukan BKKBN adalah memberikan fasilitas permodalan,Pembinaan dan pengembangan kelompok,peningkatan kualitas SDM, integrasi dengan mitra kerja dan memberikan ketrampilan tehnologi tepat guna.

SDM unggul,UPPKS  maju,keluarga berdaya , Indonesia Sejahtera.

( Dari berbagai Sumber )