E-LEARNING BAGI PENYULUH KB

Oleh : Iva Nirmala  Penyuluh KB Kab. Lombok Timur

Tulisan ini berdasarkan pengalaman dari penulis yang mengikuti e-learning Pusdiklat Kependudukan dan Keluarga Berencana Pusat, karena rasa penasaran dan keingintahuan akhirnya  penulis ikut mendaftarkan diri sebagai peserta walaupun itu didaftarkan oleh teman sendiri. Pertama mendengar sebutan elearning yang terfikir adalah harus pintar IT, yang kedua mata pelajaran yang harus diikuti dan ketiga adalah apakah ada kemampuan untuk itu.Walau hanya berbekal  25 % penguasaan IT tapi tidak menyurutkan keinginan untuk hal itu. Hal ini merupakan pengalaman yang sangat berharga dan benar-benar membuka fikiran untuk bisa lebih maju dan  menjadi penyuluh yang handal baik dilapangan dalam upaya meningkatkan  pengetahuan  dan kemampuan yang berbasis  elektronik.

E-Learning adalah suatu sistim atau konsep pendidikan yang memanfaatkan tehnologi informasi dalam proses belajar mengajar.

E-learning dilaksanakan selama empat hari oleh Pusdiklat Kependudukan dan KB  Pusat mulai hari senin tanggal 17 Februari – 20 Februari 2020. Jumlah peserta sekitar 800 penyuluh Kb se Indonesia  dan Perwakilan BKKBN  Provinsi NTB  mendapat kuota sekitar 20 peserta , dimana peserta dibagi perkabupaten masing-masing 2 orang, kecuali lombok Timur diberikan kuota 3 orang  karena jumlah Penyuluh KB yang terbanyak dilihat dari kabupaten lain ,dan satu orang lagi sebagai peserta pengganti  yang mengundurkan diri, jadi jumlah peserta dari kabupaten  lombok timur empat  orang .

Sebelum E-learning dimulai diminta untuk mendaftarkan diri sebagai peserta melalui  Laman E-Learning Pusdiklat Kependudukan dan KB , karena sulitnya mendapat komfirmasi  akhirnya Latbang Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat meminta peserta  untuk mengumpulkan secara manual  e-mail dan nomor Hand Phone (HP) peserta  yang akan digunakan untuk pendaftaran. Peserta harus mengikuti Tata tertib sesuai jadwal .

Hari pertama mengikuti elearning yaitu mendengar pengarahan dari bapak kepala Pusdiklat Kependudukan dan KB  Pusat, pengarahan dilakukan melalui vidio confrence (Vicon),walau kami ada dipelosok kami mengikuti secara online.

Upaya untuk meningkatkan kompetensi penyuluh keluarga berencana adalah melalui pendidikan dan pelatihan. Pengaruh globalisasi dan tehnologi tentunya berimbas pada DIKLAT ( Pendidikan dan Pelatihan ). E-Learning diharapkan dapat meningkatkan kompetensi penyuluh KB serta kemandirian belajar.Setelah pengarahan  kemuadian dilanjutkan dengan mengunduh materi yang sudah disiapkan  , untuk digunakan belajar mandiri.

Hari kedua yaitu  belajar mandiri  live chat hasil belajar mandiri. Karena peserta sebanyak 800 maka pembagian kelas dari kelas satu sampai kelas sembilan. Live chat dilaksanakn dua kali dalam satu hari sesuai dengan jumlah materi yang ada,setelah itu langsung diadakan kuis berdasarkan materi yang sudah didiskusikan.  Begitu juga dengan hari ketiga hampir sama dengan hari kedua.

Hari keempat yaitu evaluasi akhir yaitu ujian dari semua materi yang sudah ada, diberikan waktu 30 menit untuk menjawab 20 soal dan dilakukan selama tiga kali putaran. Putaran pertama penulis berhasil mendapatkan nilai 97,5 % tapi karena perasaan tidak puas dan kebetulan sisa waktu yang masih banyak akhirnya mengulang kembali ujian untuk yang kedua  dan berhasil mencapai nilai 100%. Dan Untuk hari keempat ini juga diberikan waktu untuk perbaikan nilai bagi peserta yang masih kurang nilainya dalam mengikuti kuis hari kedua dan ketiga,disebut juga pengulangan kuis dan ini Unlimited. Akhir dari semua ini adalah mendapatkan sertifikat kelulusan dan mendapatkan sertifikat surat keterangan mengikuti pelatihan ( 2 sertifikat bagi yang lulus)

Ada beberapa point yang penulis dapat diambil sebagai kesimpulan  dalam pembelajaran jarak jauh yang berbasis elektronik ini yaitu,

  • Belajar Mandiri
  • Live Chat bersama tutor dan grup satu kelas
  • Waktu belajar yang tidak terbatas, dimanapun bisa.
  • Menambah wawasan tentang IT.
  • Memerlukan jaringan yang kuat karena menggunakan Internet.

Pengembangan Kapasitas tenaga pengelola program kependudukan ,keluarga berencana dan pembangunan keluarga melalui E-Learning merupakan:

1.Upaya penyasuaian dengan dinamika perkembangan Tehnologi Informasi dalam program KKBPK secara Nasional,

2.Bagian dari sistim Informasi Manajemen Program KB Nasional untuk meningkatkan wawasan serta ketrampilan pengelola program KKBPK,

3.Bentuk Pelatihan dengan mengoptimalkan penggunaan Tehnologi Informasi dan Komunikasi /TIK . Sumber ; adhita-amorea , e-learning bagi CPNS BKKBN .

Penyuluh KB dapat belajar kapanpun dan dimanapun tanpa terhalang waktu karena sudah difasilitasi dengan smartphone, PKB pasti bisa . Berencana itu Kereeen .