Catatan akhir tahun PKB

Desember, bulan penutup disetiap tahun. Bulan yang cocok untuk melihat dan mengevaluasi segala kegiatan yang telah dilakukan sepanjang tahun. Kesuksesan apa saja yang berhasil diraih, serta kegagalan apa saja yang dialami. Mengapa bisa gagal? Apa yang kurang? Di akhir tahun inilah saat yang cocok untuk menelaah kekurangan dan strategi yang harus dilakukan guna meraih sukses. Kemudian merencanakan agenda-agenda apa saja yang akan dilakukan ditahun berikutnya.

Sebagai penyuluh KB, melihat catatan-catatan kegiatan yang telah dilaksanakan, guna mengetahui seberapa target sasaran yang telah tercapai, hubungan diplomasi bersama lintas sektor mana yang telah berhasil dilakukan sepanjang tahun, dapat dijadikan proyeksi keberhasilan ataupun kegagalan dari si PKB.

Bila rencana kerja yang disusun diawal tahun telah berhasil dilaksanakan, maka tugas PKB dikatakan sukses. Apalagi ditambah dengan prestasi-prestasi lain, semisal berhasilnya kelompok binaan meraih juara lomba, semakin berkembanganya kelompok binaan, sasaran berKB melampaui target, terjalinnya MOU atau kesepakatan-kesepakatan dengan pihak lain dalam hal dukungan program KB. Bila hal itu yang terjadi, maka, selamat, anda sukses menjalankan tugas.

Nah, bila yang terjadi sebaliknya, target tidak terpenuhi, rencana kerja yang disusun tidak dapat dilaksanakan, artinya sebagai PKB, kita harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan pada tahun selanjutnya.

Buatlah catatan tentang hasil evaluasi kinerja,temukan  alasan dan sebab apa yang membuat target tidak terpenuhi dan  gagal. Kemudian buat strategi sukses untuk mengejar ketertinggalan. Setidaknya dengan menulis catatan, rencana kerja dan strategi kerja, akan memudahkan kita meraih sukses.

Tahun 2020 yang diserang pandemi covid 19, jelas sangat memukul segala sektor. Membatasi interaksi sosial. Sedangkan seperti kita ketahui, PKB adalah orang-orang yang dituntut untuk mampu berinteraksi dengan baik dengan segala jenis lapisan sosial dan karakter sasaran dan calon akseptor. Langsung di garis terdepan. Pembatasan sosial guna mengurangi dampak penyebaran covid 19 mau tidak mau merubah pola kerja PKB. Yang sehari-harinya kencang pembinaan ke kader, kunjungan rumah ke sasaran, harus menjaga jarak dan kadang menggunakan pola pertemuan virtual. Memang, secara virtual masih bisa saling melihat dan berbicara, namun rasanya tidak sehangat pertemuan langsung.

Diakhir tahun 2020 ini, penting sekali bagi PKB membuat catatan-catatan tentang hal yang ingin dicapai ditahun berikutnya, beserta strategi untuk mencapainya. Perkuatkan amunisi untuk memenangkan kembali segala kegagalan yang ada di tahun 2020.  Diperlukan strategi yang cukup matang, jelas dan konkrit untuk mewujudkan keberhasilan program.

Penulis, henny andaresni martianengtias, S.Ikom, PKB Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas.