JELANG RAPAT KERJA DAERAH, BKKBN GELAR PRA RAKERDA PROGRAM KKBPK TINGKAT PROVINSI NTB TAHUN 2019

(Lombok Barat, 25/03/19). Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) gelar kegiatan Pra Rakerda Program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKBPK) Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2019 di Grand Aruna Ballroom Senggigi, Senin (25/03/19). “Kegiatan ini merupakan agenda tahunan. Kami harap melalui kegiatan ini dapat menghasilkan komitmen dan sinergitas yang baik antara BKKBN dengan mitra kerja terkait.” disampaikan Drs. Samaan, M.Si selaku Plh Kepala Perwakilan BKKBN NTB.

Dibuka oleh pertunjukkan drama dari Forum GenRe NTB, Pra Rakerda digelar sebagai rangkaian Rakerda sekaligus sarana koordinasi antara BKKBN dengan mitra kerja terkait jelang Rakerda yang akan dilaksanakan keesokan harinya. Pra Rakerda diikuti oleh peserta berjumlah 185 orang yang terdiri dari OPDKB kabupaten/kota se-NTB, mitra kerja dan unsur Perwakilan BKKBN NTB,

BKKBN mendapat mandat untuk mewujudkan Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita) utamanya cita ke-3, 5 dan 8. Upaya pencapaian agenda prioritas tersebut kemudian dijabarkan dalam Arah Kebijakan dan Strategi RPJMN 2015-2019 dengan beberapa penyesuaian dan pengembangan. Lebih spesifik lagi, rincian tersebut kemudian dijabarkan menjadi Program dan Kegiatan Prioritas melalui Rencana Strategis (Renstra) BKKBN 2014 – 2019 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2019.

Lebih lanjut, Samaan menyampaikan bahwa BKKBN terus berupaya melakukan penguatan Program KKBPK yang berdaya ungkit tinggi terhadap upaya pencapaian target secara komprehensif dan berkelanjutan di seluruh tingkatan wilayah sehingga pelaksanaan program dan kegiatannya dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

BKKBN terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun, mengembangkan dan menindaklanjuti berbagai kebijakan dan strategi program KKBPK” ungkapnya.

Terbagi dalam 3 (tiga) panel, kegiatan Pra Rakerda turut menghadirkan Biro Perencanaan BKKBN dan jajaran kepala bidang Perwakilan BKKBN NTB sebagai narasumber serta secara aktif diikuti oleh 185 orang peserta dari unsur OPDKB Kabupaten/Kota se-NTB, mitra kerja dan unsur Perwakilan BKKBN NTB. Diskusi panel fokus membahas pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan penetapan Perkiraan Permintaan Masyarakat (PPM) KB Aktif dan KB Baru per kabupaten/kota, yang kemudian dilanjutkan dengan pembahasan kebijakan dan strategi dari mission centre (bidang Dalduk, KB/KR, dan KS/PK), dan service centre (bidang Latbang, bidang Adpin, dan bidang Sekretariat).

Selain pertunjukkan drama dan flashmob, peserta juga dihibur dengan pembagian doorprize untuk peserta teraktif dan terdisiplin selama kegiatan berlangsung.