Depan > Index Berita > Serah Terima Tenaga Penyuluh PKB dan PLKB Provinsi Nusa Tenggara Barat
Serah Terima Tenaga Penyuluh PKB dan PLKB Provinsi Nusa Tenggara Barat
Kamis, 27 Juli 2017
 

​Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH. M. Si meminta seluruh tenaga penyuluh dan petugas lapangan Keluarga Berencana untuk memberikan pengabdian dan kinerja terbaik untuk masyarakat dan daerah.

bast.jpg 
“Apapun status kepegawaiannya yang terpenting adalah pengabdia​nnya”, ujar Wagub saat penandatanganan berita acara serah terima Penyuluh Keluarga Berencana (PKB)/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang dirangkaikan dengan review program KKBPK Semester I Tahun 2017, di Hotel Grand Legi Mataram, Selasa (26/7/17).

Pengalihan status kepegawaian tenaga PKB/PLKB menjadi pegawai pusat tersebut, seiring dengan berlakukannya UU Nomor 23 Tahun 2014, yang menegaskan bahwa para penyuluh menjadi urusan pemerintah pusat bukan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Wagub menegaskan bahwa dengan dilaksanakannya penandatanganan berita acara serah terima personel dan dokumen PKB/PLKB ini, maka secara resmi semua tenaga PKB/PLKB di Provinsi NTB telah beralih status dari pegawai daerah menjadi pegawai pusat.

BKKBN juga melakukan sertifikasi terhadap PKB dan PLKB, hal ini disamping sebagai perwujudan  dari amanat UU 23 tahun 2014 juga sekaligus implementasi terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017.

Dengan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) 1 Januari 2018. Artinya bahwa segala hak-hak PKB/PLKB, baik itu hak-hak keuangan maupun kepegawaiannya masih menjadi kewajiban Pemerintah Daerah sampai dengan 31 Desember 2017, dan akan beralih ke BKKBN TMT 1 Januari 2018.