PENGAYAAN PKB NON PNS DALAM RANGKA REKRUTMENT CALON PPPK BKKBN

Merujuk pada Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK adalah diangkat dipekerjakan dengan perjanjian kontrak dengan jangka waktu yang ditetapkan.PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan,” bunyi Pasal 1 ayat (4) UU Nomor 5 Tahun 2014

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (disingkat PPPK) adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan. Kedudukan hukum PPPK sebagai ASN diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 dan turunannya pada PP 11 Tahun 2017, PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan Peraturan Badan Kepegawaian Negara tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) adalah pengelolaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja untuk menghasilkan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.(dari berbagai sumber )

Kedudukan PPPK sebagai ASN adalah:

  1. Menduduki jabatan pemerintahan
  2. Jabatan ASN yang dapat diisi: JF & JPT Madya dan Utama tertentu
  3. Diangkat dengan perjanjian kerja sesuai kebutuhan instansi
  4. Memiliki NIP secara Nasional
  5. Melaksanakan tugas pemerintahan
  6. Usia paling rendah 20 thn dan paling tinggi setahun sebelum batas usia pensiun (58 Tahun
  7. Masa kerja paling singkat 1 tahun
  8. Gaji berdasarkan perundang-undangan

Berdasarkan hal tersebut diatas Perwakilan BKKBN NTB telah mengadakan Rekrutmen  PPPK bagi tenaga honorer di lingkup BKKBN. Dalam pelaksanaannya BKKBN telah bekerjasama dengan IpeKB ( Ikatan Penyuluh KB Indonesia) untuk membina serta menjadi mentor bagi penyuluh KB Non PNS sebelum mengikuti test tersebut .Dalam hal ini DPC IPeKB Lombok Timur telah mengadakan Pengayaan atau penyediaan suatu program belajar bagi peserta yang sudah lulus administrasi dalam mengikuti test PPPK ini. Bertempat disekretariat IPeKB Lombok

 

Timur , Selasa 5 Oktober 2021. Hadir dalam kesempatan ini Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan DP3AKB kabupaten lombok timur ( Drs Suhendra Anggaranto), dari DPP IPeKB  (Ir Sipul Anugrahadi) dan Pengurus DPC IPekB lombok Timur. Peserta yang hadir berjumlah 22 orang terdiri dari calon PPPK Ahli pertama dan calon PPPK Ketrampilan.Menurut Drs Suhendra Anggaranto dalam sambutannya menyatakan  untuk peserta yang lulus akan diusahan agar bisa ditempatkan didaerah Lombok Timur karena masih merasa kekurangan tenaga Penyuluh KB di lapangan dengan jumlah desa sebanyak 252 sementara jumlah Penyuluh KB sebanyak 121 orang. Sementara itu  pembinaan yang dilakukan oleh DPC IPeKB Lombok Timur adalah pembahasan tentang pengetahuan baik Tekhnis, Manajerial dan Sosiokultural.Disamping itu juga peserta mencoba untuk menjawab soal soal yang telah diberikan oleh IPeKB untuk mengetahui sejauh mana kemampuan mereka.

Dari soal soal yang diberikan banyak yang mencapai score melebihi 500 dan ada juga dibawah 200, dengan adanya pembinaan dan pengayaan ini bisa memberikan manfaat dan menambah pengetahuan bagi peserta dalam mengikuti test PPPK ini serta bisa memudahkan dalam menjawab soal soal nantinya.Nilai ambang batas untuk tehnis 203 ,manajerial dan sosiokultural 130 serta wawancara 24 sehingga keseluruhan berjumlah 457.

“ Saya merasa kesulitan dalam menjawab soal soal tehnis yang berhubungan dengan Demografi dan Poktan Lansia,tapi setelah ada diskusi maka saya bisa melewati masalah itu,pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya dan saya bisa mendapat score melebihi 500 “ ujar Helmiwati Amd.Keb.Menurut Helmiwati setelah mendapatkan pengayaan ini menambah wawasan dan pengetahuannya tentan kependudukan dan pembangunan keluarga.

Besar harapan mereka semoga bisa mencapai Passing Grade yang sudah ditentukan dan mendapatkan kelulusan dalam test PPPK ini.

( Iva Nirmala, PKB Madya Kecamatan Selong )